Follow Us On     Facebook   Twitter  
Artikel
Ditulis pada 28 Maret 2012 - 12:42:41

 


Limbah adalah bahan sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan proses produksi, baik pada skala rumah tangga, industri, pertambangan, dan sebagainya. Bentuk limbah tersebut dapat berupa gas, debu, cair atau padat. Kegiatan proses jual beli ikan menghasilkan limbah yang cukup besar. Limbah hasil proses jual beli ikan di pasar tradisional sebagian besar dibuang begitu saja tanpa memperdulikan lingkungan disekitarnya. Hal tersebut akan menimbulkan dampak negatif. Apabila limbah tersebut dibuang diperairan, maka akan menyebabkan pencemaran air dan itu akan meresahkan warga disekitarnya. Maka dari itu kami berinisiatif untuk mengolah limbah tersebut menjadi sesuatu yang berguna, dengan cara mengolah limbah ikan menjadi pakan alternatif yang dapat meningkatkan kualitas produksi ikan lele sangkuriang. 


Pengolahan limbah ikan rucah sebagai pakan alternatif dapat menekan biaya pembelian pakan berupa pelet. Harga pelet yang cukup tinggi mengakibatkan para peternak mengalami kerugian baik tenaga maupun waktu dan biaya. Pemberian pakan alternatif dapat menekan biaya pengeluaran untuk pembelian pakan sampai 30 % dari biaya pengeluaran.  Hal itu sangat dipertimbangkan, maka dengan pembuatan pakan alternatif ini sangat membantu bagi peternak lele.


Dalam upaya meningkatkan kualitas peserta didik, seperti yang diamanatkan dalam salah satu misi sekolah yaitu meningkatkan Imtag dan Iptek, serta mengembangkan kegiatan ketrampilan kecakapan hidup dan kewirausahaan, maka untuk merealisasikan misi tersebut para siswa selalu berkeinginan untuk melakukan inovasi teknologi supaya dapat meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berbasis kewirausahaan. Diharapkan setelah peserta didik lulus selain  mengusai ilmu dan teknologi juga mempunyai jiwa wira usaha. Selain itu mata pelajaran budidaya ikan lele sudah masuk dalam mata pelajaran muatan lokal yang menjadi ciri khas SMA Negeri 10 Semarang. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini siswa dapat mengembangkan bakat dan hobinya, sekaligus mampu  meningkatkan ketrampilan serta pendapatannya. Berdasarkan alasan tersebut dan didorong untuk selalu melakukan inovasi serta pengembangan teknologi, maka kelompok peneliti siswa SMA negeri 10 Semarang mengajukan judul penelitian “PEMANFAATAN LIMBAH IKAN RUCAH SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI IKAN LELE SANGKURIANG”


Kajian tersebut merupakan upaya siswa untuk meningkatkan produksi ikan lele unggul jenis Sangkuriang. Pemberian pakan alternatif berprotein tinggi dapat meningkatkan nafsu makan. Meningkatnya nafsu makan akan mempercepat pertumbuhan. Dengan pertumbuhan yang cepat dapat mempersingkat atau mempercepat panen ikan lele sangkuriang, yang pada awalnya dipanen dalam jangka waktu 4 bulan sekali menjadi 3,5 bulan sekali, dan hal itu sangat menguntungkan bagi para peternak ikan lele apabila menggunakan pakan alternatif tersebut.


Dengan adanya potensi lahan pekarangan di SMA 10 Semarang yang dapat dikembangkan, maka teknologi tersebut akan diterapkan di lahan pekarangan SMA 10 Semarang.


Kegiatan ini ditekankan pada peserta didik yang menjadi kader terpilih dan mempunyai jiwa wirausaha. Sehingga diharapkan dengan selesainya kegiatan ini, maka siswa dapat membuat dan menerapkan teknologi inovatif dari pembesaran lele sangkuriang di lahan pekarangan sekolah sekaligus mengembangkan dilahan pekarangan sendiri. 

Tidak Ada Komentar

Silahkan isi form dibawah ini untuk mengirim komentar Anda

Nama :


Email :


Judul :


Komentar :