Follow Us On     Facebook   Twitter  
Kurikulum Sekolah

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tersebut meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh karena itu, kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di satuan pendidikan.


Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada hakikatnya membuat "Kerangka Acuan" pendidikan yang mengakomodasi kearifan lokal dan bertumpu pada sudut pandang sekolah. Penekanan potensi lokal tidak dipandang sebagai upaya membentuk fanatisme sempit, tetapi diharapkan akan memperkaya model pendidikan untuk mencapai tujuan yang sama yaitu tujuan pendidikan nasional, yang disesuaikan dengan tujuan pendidikan nasional hanya dapat dicapai melalui penyelenggaraan pendidikan yang baik.


Dalam penyelenggaraan pendidikan dengan mempertimbangkan tujuh prinsip yaitu :

  1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.
  2. Beragam dan terpadu.
  3. Tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
  4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan.
  5. Menyeluruh dan berkesinambungan.
  6. Belajar sepanjang hayat.
  7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah.

Dalam penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan juga memperhatikan hal - hal sebagai berikut :

  1. Peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia.
  2. Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan tingkat perkembangan dan kemampuan peserta didik.
  3. Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan.
  4. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional.
  5. Tuntutan dunia kerja.
  6. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
  7. Agama.
  8. Dinamika perkembangan global.
  9. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan.
  10. Kondisi sosial budaya masyarakat setempat.
  11. Kesetaraan jender.
  12. Karakteristik satuan pendidikan